Aku pergi ke ibu kota untuk menemui seseorang yang berhubungan dengan Projek yang akan diambil dalam beberapa bulan kedepan, dalam pelaksanaannya nanti aku bertugas untuk membuat Manual User Sistem Infomasi Akademik sebuah Universitas di Jakarta.
Jumat malam, pukul 21:00 kami : Ganang, Mang ii, dan Ocha menyusuri Cipularang, setelah sebelumnya memanjakan perut [makan malam] di Darmo di pelataran parkir Taman Lalu Lintas Bandung yang menjual Pecel Ayam, Pecel Lele, Soto dan Kol goreng, dan untuk menu minumannya sih masih standar aja, Es Teh Manis, Es Jeruk dkk.
Perlahan tapi pasti kami menyusuri Cipularang, dan sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar sekaligus bertukar driver. Dalam perjalanan menuju ke Jakarta aku, mang ii dan ocha sibuk curhat eh sharing katanya, kalau curhat terlalu gimana gitu.. betul begitu ya ocha ?
Malam itu sekitar pukul 11 atau 12 agak lupa, aku sampai ke jl.radio dalem tempat Ayu, adik perempuanku dan Novi her room mate, Ayu kerja sebagai freelancer Wardrobe, dan Novi sebagai Make-Up artist. Kamar mereka penuh sama baju-baju dan alat-alat perangnya Novi, beberapa box yang berisi bedak, foundation, blush on, eye shadow dan darah buatan yang biasa dipakai shooting film, dan masih banyak lagi.
-makasih ya sayang udah kasih tumpangan nginep, lumayan menghemat budget hotel-
Ah.. i’m here at Jakarta, capital city of Indonesia. *stretching*
Aku tidur di lantai.. eh bukan karena Ayu kejdump! tapi memang panas, dan sepertinya kalau aku tidur dispring bed, bisa mandi keringat. Kebiasaan di bandung tidur pakai kasur kapuk yang dingin lebih enak ketimbang tidur pakai kasur busa.
Lihat jam di handphone -di kamar ga ada jam dinding, kamar yang aneh- menunjukkan pukul 05:15 pagi, buset belum tidur! sementara besok pagi harus segera bergerak menemui seseorang, yang belum tentu tempatnya…
Tidur dilantai, begitu bangun.. badan basah penuh keringat. Ambil handuk dan mandi, eh eh eh kok airnya hangat ya? beda sama air Bandung
and fyi di Jakarta bisa mandi sampe 3 kali dalam 1 hari
Bergerak ke Pondok Indah Mall, naik Bajaj istimewa ku duduk di belakang, di samping adikku yang menjadi guide selama di Jakarta ![]()
Bajaj ini katanya Bajaj BBG, ga Berisik, ga Berasap, dan ga berGetar..
Waktunya makan siang, masuk ke sebuah Resto :
Pasta De Waraku – Wafu Healthy Pasta, mereka menjual berbagai macam hidangan Pasta, ada juga Pizza dan kue kecil lainnya. Meat Pasta Hamburg Steak with Wafu Beef Meat Sauce dan segelas Lemon Iced tea dipesan Ayu, Seafood Tomatto Pasta [Mussel, Prawn, Squild] with Wafu Tomato Sauce, cukup mengenyangkan perutku yang berkapasitas kecil ini dan satu lagi pesanan Seafood Soup Pasta [Mussel, Prawn & Squild] with Japanese-style Tomato Sauce.. rata-rata harganya seputar 70ribu-an, dan terus terang porsinya lumayan banyak, untuk ukuran makannya aku dan Ayu.
Pada awalnya aku dan Ayu mau melanjutkan perjalanan ke Kota Tua Jakarta buat foto-foto, sekalian coba busway tapi kata Mbah Surip jangan naik busway nanti kesasar, mendingan tak gendong tho, enak tho, mantap tho,…. hehe bukan itu deng, tapi memang hujannya besar sekali, jadi kita memutuskan untuk ngesot kembali ke atas, untuk cari Cafe kecil yang Smoking area sambil menunggu hujan reda. Mampir di Secret Recipe, pesan Hot Tea, Fish Stick n French Fries, Iced Chocolate, sama Mineral water. Tempatnya ga terlalu ok karena begitu pengunjung bioskop bubar, pintu keluarnya itu tepat di sebelah cafenya, jadi berasa crowded tapi kalau untuk yang mau hunting abege-abege ya pas lah itu tempat.
Hujan reda, langsung pulang dan istirahat sejenak di tempat Ayu. Mandi lagi, dan bersiap untuk ke tempat selanjutnya. Bergerak ke Citos (cilandak town square), ngongkrong di AvenueA masih bareng Ayu, ga pesen makanan terlalu banyak sih soalnya cuma nunggu Ganang jemput. Kita pesen Fresh Mango Juice, Strawberry Juice, and a Plate of Calamari.
Dari citos bergerak lagi ke Melly’s garden bar & resto, ga pesen apa-apa cuma 2 gelas teh tawar anget. Perut rasanya mulai sumpek, ngobrol ngaler ngidul kesana-kesini, sama temen-temen lewat ebuddy, hahaha bukan sama orang-orang yang ada di cafe. Mulai ngantuk, dan memutuskan untuk pulang karena memang sudah malam, sekitar pukul 00:00 WIB kita bergerak pulang.
Mampir di Angkringan, Nasi Kucing. Konon kata yang ngajak sih makanannya enak. Nasinya sedikit, pakai sambel dan ikan samting. Pas sampai sana menu yang ada ga terlalu banyak, diantaranya sate keong *err terdengar agak aneh buat aku* lalu, sate sosis, baso, dkknya ga terlalu jelas juga sih dilihat sama mata ngantuk dan tempat yang gelap. Akhirnya biar aman, pesen bakwan dan martabak kecil saja, teh tawar anget, untung ada Lucky Strike yang setia menemani. Jadi menurut aku sih tempatnya enak bisa duduk lesehan, tapi kalau soal makanannya, ga terlalu gimana seperti yang orang-orang bilang. Waktu sudah menunjukkan pukul 02:00 ngesot pulang, dan istirahat.
Minggu siang, bergerak ke Cititrans Fatmawati untuk booking seat sore ini ke Bandung, dan bergerak kembali ke PIM, karena Gadjah Jakarta : Setiawan sebagai EO, Tonyer, Nuy, Indra Kecil dan “teman” wanitanya, sudah menunggu. Tersesat sedikit, dan akhirnya berjumpa mereka di DC -err aku lupa nama tempatnya, kupikir itu BK-
Loopeen akhirnya tiba setelah 2 jam cari-cari kita *peyuk*, disusul Blek, dan berikutnya Donceh, sayang Indra harus lekas masuk studio karena sudah beli t*ked untuk nonton.
Pindah tempat, karena disitu Family resto, sementara yang datang udah ngelantur kesana kesini dengan topik pembicaraan orang dewasa. Sampai di Burger King (BK)… yay!! Ambil tempat di luar saja, cari yang smoking area tapi panas sore itu tidak memungkinkan kita untuk ambil meja di luar. Pesen apa? err… lemme think! yak tiba-tiba teringat Mona yang pernah berteriak WHOOPER! baiklah aku pesan itu!
WHOOPER telah tiba, dan makgubrak!! It’s Huge!! itu bukan porsi aku, dan itu bisa menjadi bukti kalau Mona besar!! akhirnya aku bungkus dan simpan kembali. Ini mungkin akan aku cicil makannya nanti saja.
Smoking section : Me, Masset, Blek, Donceh
Blek : “Ok, tatap mata saya, dan kita belum pernah bertemu sebelumnya, betul?”
Aku : “ok belum?”
Blek : “baiklah”
slep sep slep.. taraaaa!! sepanjang sore itu banyak atraksi sulap yang diperlihatkan, tentunya oleh kandidat The Master perwakilan Kampung Gadjah, Blek.
Tidak lama kemudian ada yang melepas jam tangan dan melakukan atraksi yang tidak kalah hebat. Ok kali ini bung Donceh beraksi, sebatang rokok yang masih menyala, ditempelkan ke tangannya dan diulang berkali-kali. *amazed* Tapi kali ini fokus aku bukan pada batang rokok yang masih menyala tapi pada batang yang di tatto… xixixi tatto yang lucu, dari dulu masih bercita-cita untuk tatto tangan kiri, tapi tetep belum berani.
Seolah tidak kehabisan trik, Blek kembali melakukan atraksi yang bernama “Crouching Tiger Hiden Dragon” dan diulang untuk diperlihatkan di depan Masset. Begini caranya *tssaaah* nyalakan sebatang rokok, dan hisap dan telan dan hisap dan telan dan hisap dan telan dan hisap, dan telan!! yak cukup.. whaaaa.. *Blek mambuka mulut lebar-lebar*
Dan heeuuuuu…!!! tidak ada asap sedikitpun yang keluar.
Astaga dragon!! *Blek bersendawa* yang keluar asap rokok yang tadi di telan!!! Blek nyembur bagaikan naga!! woohoo!!
Kereenn… Sampai pada waktunya aku harus kembali pulang ke Bandung.
Berhubung cititrans yang aku pesan berangkat pukul 17:30 WIB, akhirnya aku pamit sama Gadjahers Jakarta.. aahhh i hate this part.. cipika cipiki.. bersalaman dan dadah dadah!! See yaaaaaa…
Sampai di Cititrans Fatmawati, dan mulai berangkat ontime jam 17:30 WIB mobil yang aku tumpangi melaju langsung menuju Bandung. Mobil yang nyaman, personal seat, AC, bantal kecil, dan mobil yang luas dengan suspensi yang ok. Sambil melatih trik sulap yang diajarkan Blek, tiba-tiba perut kok terasa perih.. aha! aku belum makan ![]()
Dan teringat Whooper yang masih belum aku sentuh, baiklah aku akan coba “the power of mind dan sugesti” yang diajarkan.
*fokus.. tarik nafas.. bilang : whooper ini kecil.. whooper ini kecil*
dan *hap hap hap hap* sementara penumpang lain tertidur nyenyak, aku sibuk melahap whooper ini. YATTA!!!!
Guess what?? Whooper yang besarnya habis!!
Mendadak sumpek perut… dan berlanjut dengan mengikuti penumpang lainnya.. Tidur!
Sampai ke Pool Cititrans Dipati Ukur (DU) puku 19:30 WIB. Cegat taxi dan meluncur pulang ke kostan.
Ahhh hari-hari yang melelahkan tapi menyenangkan!! dan rencananya kalau memang tidak ada halangan, aku akan kembali ke Ibu kota pekan depan.
12 Comments
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment









WHOPPERRR!!!!!
*dem yu*
WHOPPPERRR!!!!!
waooo cititrans fatmawati aku juga turun disitu waktu sampe jakarta :d
artinya sy naik cititrans di dipati ukur yah :d
waah master magician
wisata mall ke mall juga yang neng waktu di jkt
jadi kapan Nhie ke Bandung lagiii??? ayoo..
bulak-balik jkt-cimahi sedjak 2004 tapi belum pernah pake travel
*lirik dompet*
hihihi, ini pun ada yang bayarin
hihihi kalau hemat sih mendingan naik kereta..
Errr… whoopernya mona kalah ditikungan ama nos crouching tiger hidden dragon gue.
wuahahahaa… sumpah deh belom pernah liat yang begitu !!
Manual User SIA universitas mana Neng ?
Ke Batamnya kapan Neng?
MAU! errr. kapan ya? asik ada guide nanti di Batam…