a simple small brown skin girl, black straight hair and a dog lover

Suka makan, suka tidur, suka nonton film, suka jalan-jalan meskipun sendirian, suka pantai, suka pegunungan, suka hutan yang rimbun dan hijau, suka sungai, suka renang, suka tempat-tempat baru, suka hujan-hujanan, suka foto dan difoto (ya ya ya tampak narsis), suka nyanyi walaupun cuma di kamar mandi, suka musik, suka guling-guling di kasur, suka tidur dengan bantal dan guling yang banyak, suka main game, suka nongkrong sendirian, suka city light dimalam hari apalagi klo dilihat dari dataran tinggi.

Yunike Prihartini Herman.. anak bungsu dari pasangan Herman Ibrahim dan Audrey Vonny, dibesarkan dari kecil oleh neneknya Gantini, lahir dan besar di Rakata Bandung tak heran betapa ia menyayangi tanah kelahirannya itu. Sepeninggal Sang Nenek, dia dibesarkan oleh ayahnya, dengan didikan yang jelas jelas berbeda, membuat hidupnya semakin berwarna.

No wonder, mengingat didikan Sang Nenek begitu kerasnya.. berubah drastis dengan didikan Sang Ayah yang membebaskannya melakukan apa yang ia mau.

Menguatkan diri untuk tetap berdiri diterpa segala cobaan, berjuang meraih apa yang dicita-citakan…
Kuat walaupun sedikit cengeng karena wanita terlahir menjadi seorang yang begitu perasa..
Selalu tersenyum walaupun di dalam hati menangis..
Pekerja keras karena begitu banyak cita cita yang ingin ia raih..
Pemaaf karena ia pikir kita hanya manusia yang penuh kehilafan..
Penuh cinta dan kasih sayang karena ia pun ingin disayangi dan dicintai..
Canda tawa selalu mengiringinya karena dapat menghiasi hari harinya yang sepi..

Sampai detik ini ia masih kuat berdiri, dan tersenyum pada dunia…
“i am still alive.. just smile, work hard, and do the best and let god do the rest..”